Selasa, 02 Desember 2014

Defender terbaik pendukung Michael Jordan

BIODATA SCOTTIE PIPPEN

http://lingkarberjaring.blogspot.com/2014/12/defender-terbaik-pendukung-michael.html 

  Pippen.. Siapa yang tidak mengenalnya, sosok tinggi besar itu telah membantu Jordan memenangi banyak title juara di gelaran terbesar basket Amerika, NBA. Kemampuan yang diatas rata-rata yang dimilki Pippen dan kemampuan menakjubkan yang dimiliki Jordan sudah cukup membuat Chicago Bulls merajai di era tersebut. Terbukti Bulls memenagi 3 beruntun di Final NBA saat itu, kemenangan-kemenangan yang menakjubkan itu tak lepas dari duo terhebat NBA sepanjang masa ini, Pippen sebagai tembok besar kekuatan defend Chicago dan Jordan sebagai mechine guns yang siap melesatkan lemparan-lemparan yang indah masuk ke dalam ring, banyak orang tidak tahu kehebatan Pippen, yang mereka tahu hanya sahabatnya saja yaitu Michael Jordan. Nah sekarang Ling mau ngenalin Legenda hebat ini, simak baik-baik yaaa...

Mengenal sosok Pippen

   Pippen lahir di Hamburg, Arkansas, Amerika Serikat tepatnya pada tanggal 25 September 1965. Pemilki nama asli Scottie Maurice Pippen ini adalah mantan pemain basket professional di Amerika Serikat terdahulu yang bermain di gelaran terbesar basket Amerika, NBA dengan tim Chicago Bulls. Orang-orang dunia mulai mengenalnya saat kebersamaannya dengan Michael Jordan yang membuat Bulls memenangi cincin juara bergengsi NBA. Dengan tinggi badan mencapai 203 cm Pippen lah yang terbaik di tim Bulls setelah Michael Jordan.

Tembok Besar Pippen 

http://lingkarberjaring.blogspot.com/2014/12/defender-terbaik-pendukung-michael.html

  Pernahkah kalian mendengar tentang Tembok Besar China yang berada di China ? Ya benar, mungkin itulah yang akan menggambarkan sosok Pippen saat melakukan defense bola, Ibarat Tembok besar China tersebut yang memanjang dan besarsangat menggambarkan sosok legenda yang satu ini. Pippen adalah salah satu defender terbaik sepanjang masa, Kebalikan akan Magic Johnson yang menyerang bisa disegala posisi. Pippen pun sama tapi dalam hal defense. Pippen bisa menjaga pemain lawan dari posisi 1 sampai 5 (PG, SG, SF, PF, bahkan C), dan pada era itu tidak banyak pemain NBA yang dapat melakukan hal seperti Pippen lakukan.

http://lingkarberjaring.blogspot.com/2014/12/defender-terbaik-pendukung-michael.html 

  Pippen jago dalam melakukan steal, block, dan menghalangi entry pass. Ingat pepatah lama mengatakan 'defense wins championships?'. Terbukti dimana ia terpilih 8 kali sebagai NBA All-Defensive Team dan 3 kali sebagai All-NBA First Team, Selain dikenal dengan permainan pertahanannya, ia juga terpilih 7 kali di ajang NBA All Star dan ia meraih NBA All Star MVP pada tahun 1994. Ketika 1996-1997 NBA Season berlangsng, ia terpilih dalam NBA's 50th Anniversary All-Time Team. Pippen juga sangat bagus di offense. Scottie mempunyai kemampuan finishing yang bagus, kemampuan untuk melakukan passing, tembakan mid range yang baik, dan tembakan tiga angka yang bisa diandalkan. Dengan kata lain, Scottie Pippen adalah seorang pemain basket yang lengkap.

http://lingkarberjaring.blogspot.com/2014/12/defender-terbaik-pendukung-michael.html 

   Untuk mengingat jasa-jasanya, maka Chicago Bulls tidak lupa untuk mempensiunkan kaos bernomor punggung 33 tersebut, yaitu kaos yang ia gunakan selama memperkuat klub dari kota Chicago itu, bersama Jerry Sloan, Bob Love, dan Michael Jordan yang terlebih dahulu dipensiunkan. Selama 17 tahun kariernya di NBA, ia telah bermain 12 musim bersama Chicago Bulls, 1 musim bersama Houston Rockets, dan 4 musim bersama Portland Trail Blazers dimana ia bermain selama 16 musim berurutan di babak playoff. Ia adalah pemain dengan pemegang rekor paling banyak bermain di babak playoff selain Kareem Abdul-Jabbar dan Rober Horry.

Pippen akan memenuhi syarat untuk terpilih dalam Basketball Hall of Fame pada tahun 2010.

Karirnya di NBA

 
  Scottie Pippen tumbuh di Hamburg, Arkansas, dimana ia berkuliah di University of Central Arkansas. Saat memulai karier kuliahnya, tingginya hanya 183 cm Pippen telah berjalan di sekolah NAIA sangat kecil dan bergantung dari penerimaan atau pemasukan finansial untuk menjadi manajer tim dan pekerjaan musim panasnya sebagai pengelas. [1]. Dalam 4 tahun, bagaimanapun, Pippen tingginya bertambah menjadi 203 cm dan memperbaiki dirinya itu langsung pada tahun sebagai senior ia telah berprospek dan mempertimbangkan untuk aktif di NBA. Pippen tampil pada pra-draft Portsmouth Invitational Tournament juga melompati stok draftnya secara dramatis. Pippen dipilih sebagai urutan ke-5 pada 1987 NBA Draft oleh Seattle SuperSonics, lalu langsung dijual ke Chicago Bulls untuk 8 yang terbaik, center bertinggi 7 kaki Olden Polynice. Penjualan dilakukan dengan terhormat dan murah oleh Bulls karena Pippen mengembangkannya dalam semua bintang saat Polynice melakukan perjalanan sebagai pemain pendukung dalam banyak tim.

  Pippen dengan serta-merta menjadi bagian dari penyerang muda Chicago dan ditandemkan dengan pemain bertinggi 6'10" (2.08 m) power forward Horace Grant, keduanya lebih dulu menjadi pemain cadangan untuk mendukung Brad Sellers dan Charles Oakley, berturut-turut, selama musim rookie mereka. Masih, Pippen mengklaim memulai posisi small selama 1988 playoffs dengan kebintangannya bermain, membantu Michael Jordan-memimpin Bulls untuk menjangkau semifinal Eastern Conference untuk pertama kalinya lebih dari beberapa dekade.


#LingkarBerjaring

0 komentar:

Posting Komentar